Actions

Work Header

dalam memori

Summary:

Klein Moretti bicara soal menyudahi lagi dan melagikan sudah.

Notes:

(See the end of the work for more notes.)

Work Text:

“Kamu pernah membunuhku sekali, ingat?”

 

Klein Moretti, penggemar sejarah yang terseret gilanya Antigonus tanpa tahu apa-apa, tersenyum lembut padamu. Tidak seperti saat kamu membunuhnya (kamu membunuhnya?), kalian kini duduk begitu dekat di atas kasur di kamarmu (kamar kalian?) dengan hiruk-pikuk jalanan di kejauhan. Dan lebih dekat, dan lebih dekat lagi, sampai kamu ragu apa Klein Moretti yang menaikimu atau dirimu yang menariknya untuk jatuh.

 

“Kemudian kamu bunuh diri lagi, dan lagi, dan sekarang kamu lena dalam mimpi. Bagaimana kalau aku saja yang kembali?”

 

Kamu, di balik kacamata preskriptif Zhou Mingrui dengan mata sepolesan madumu yang juga milik Zhou Mingrui, mengikuti tangan Klein Moretti yang kadang menjejak dingin dan kadang menyalakan hangat beristirahat di lehermu. Napasmu tertahan—ketakutan? Menantikan?

 

Tekanan yang pelan-pelan makin nyata membuat pandanganmu berkunang sesekali, buram di sisi-sisi, dan isi kepalamu makin nihil. Manik cokelat susu Klein Moretti masih lembut merayumu menerima. Yang ada dalam sisa sadarmu malah membawanya makin dekat—kamu padanya, atau ia padamu?

 

“Kalau kamu Zhou Mingrui dan Klein Moretti,” ia mendekat, napas stabilnya menyapu kulit kontras denganmu yang di ujung habis, “bukannya aku yang juga Klein Moretti dan Zhou Mingrui bisa sempurna menggantikanmu?”

 

Ada bulan merah, ada kabut kelabu; ada kamu yang padanya berserah siapa mampu.

Notes:

memori /me·mo·ri/ /mémori/ n kesadaran akan pengalaman masa lampau yang hidup kembali; ingatan

apa hanya ada 1 dunia mimpi dalam 7 tahun tidur tuan pandir?