Adult Content Warning
This work could have adult content. If you continue, you have agreed that you are willing to see such content.
-
Tags
Summary
“Aa boleh cium aku sekarang.” Titahku sambil usap rahangnya lalu perlahan turun hingga dagu dan berhenti di bibir bawahnya.
“Sebanyak apa?”
“Sebanyak mungkin.”
“Sampe puas?”
“Emang bisa puas?”
Aku hampir tak ingat apapun lagi dengan apa yang kami lakukan di dalam mobil ayahnya yang dipercayakan kepada kami. Mungkin memang jangan pernah meninggalkan dua orang yang sedang jatuh cinta berdua, terlebih percaya kepada diriku dan Eja.
